Menu

Markas Rahasia Kim Jong-un di Jakarta : Konon Jadi Tempat Aktivitas Intel yang Disamarkan Jadi Restoran

Rizka 15 Jul 2021, 08:47
google
google

RIAU24.COM - Setelah pihak Kepolisian menyebut adanya dugaan restoran Korea Utara yang dijadikan tempat pihak intelijen Korea Utara atau Reconnaissance General Bureau (RGB) bertemu, banyak timbul spekulasi mengenai tempat tersebut.

Isu ini mencuat setelah portal berita Malaysia, The Star, menyebut intelijen Korea Utara (RGB) telah beroperasi di Indonesia selama dua dekade. Berdasarkan sumber anonim diketahui RGB beroperasi di restoran atau pun pabrik tekstil di kota-kota besar Indonesia, termasuk Jakarta.

Dilaporkan juga ada sebuah ruangan di atas restoran Korea Utara di Jakarta yang dijadikan kantor RGB.

Ruangan itu diyakini adalah Pyongyang Restaurant berada di Kelapa Gading. Restoran ini menjual makanan khas Korea Utara dan dikelola langsung oleh negara tersebut.

Papan nama merah besar dengan tulisan Pyongyang Restaurant menjadi satu-satunya penanda bahwa bangunan tiga lantai bercat merah muda di Boulevard Barat Raya Kelapa Gading, Jakarta, itu adalah tempat makan.

Di sebelahnya ada restoran steak dengan eksterior lebih meriah dan restoran Korea Selatan Bornga dengan cat serba hitam yang terlihat lebih menonjol dari Pyongyang Restaurant.

Dari luar, restoran Korea Utara itu terlihat sepi, bagian dalamnya tak jelas terlihat kecuali kita mengintip dengan saksama karena bagian depan ditutupi kaca bermotif pohon bambu.

Satu-satunya yang meyakinkan bahwa restoran beroperasi adalah tulisan BUKA di pintu depan.

Saat pintu restoran dibuka, langsung terlihat meja kasir di sebelah kiri yang dijaga seorang pelayan berwajah Korea. Perempuan dengan rambut dikuncir kuda itu tampak agak terkejut karena kedatangan tamu. Dia bertanya, "Mau makan?".

Aroma apak menguar di ruangan itu, rasanya seperti berkunjung ke rumah tua yang lama tak ditempati. Pelayan segera menyalakan pendingin ruangan yang perlahan-lahan menghilangkan aroma tidak sedap.

Seluruh pegawai, mulai dari pramusaji hingga koki diimpor langsung dari Korut. Mereka adalah lulusan terbaik universitas dan harus lolos tes ideologi loyalitas pada negara.

Restoran ini kabarnya jadi markas agen RGB, mengingat beberapa ruangan tidak boleh dimasuki. Meski begitu, kecurigaan ini tidak pernah dibenarkan atau disanggah hingga restoran tersebut tutup pada 2017.