Menu

Punya Adik, Nagita Slavina Sebut Rafathar Kerap Iri pada Rayyanza: Sedih Banget

Rizka 28 Jan 2022, 09:33
google
google

RIAU24.COM -  Pasangan Nagita Slavina dan Raffi Ahmad dikaruniai anak kedua yang diberi nama Rayyanza Malik Ahmad. Kedatangan Rayyanza sontak membuat Rafathar Malik Ahmad menjadi seorang kakak.

Rupanya, Rafathar merasa cemburu setelah adik laki-lakinya lahir. Hal ini diungkapkan oleh Gigi, sapaan akrab Nagita, dalam momen kunjungan YouTuber kondang Jerome Polin ke rumah mereka beberapa waktu lalu yang viral kembali.

Dalam kunjungan tersebut, Jerome Polin datang dalam rangka melihat anak kedua Raffi Ahmad dan Nagita Slavina.

Jerome Polin datang seraya membawa hadiah untuk perayaan lahiran Rayyanza.

"Sama ini ada puzzle," kata Jerome Polin dikutip dari YouTube Nihongo Mantappu.

Kendati demikian, Nagita Slavina meminta hadiah dari Jerome Polin tersebut untuk diberikan kepada Rafathar.

"Ih ya Allah terima kasih. Eh ini boleh gak nanti bilang buat Rafathar boleh gak?" tanya Nagita Slavina

Pasalnya, ungkap Nagita Slavina, Rafathar sedih tidak mendapatkan kado saat lahiran sang adik.

"Dia tuh sedih banget kan karena semua orang ngasih kado buat adeknya. Ini puzzle buat Rafathar ya," tambah Nagita Slavina.

Tanpa berpikir dua kali, YouTuber 23 tahun ini langsung mengiyakan sambil memberikan hadiah lain untuk Rafathar dan Rayyanza

"Ini makanan-makanan buat Rafathar juga. Terus ada ini dua, buat Rafathar ama Rayyanza," ucap Jerome Polin.

Nagita Slavina mengaku, dirinya merasa kasihan melihat Rafathar tidak kebagian hadiah saat perayaan lahiran sang adik.

"Eh panggilin dong Rafathar, dapet hadiah gitu. Kasihan. Dia tuh kemarin gini ngelihat adeknya dapet banyak banget kado, kan. Ada hadiah-hadiah, ada bunga-bunga. (Terus dia) bilang 'ada yang buat Aa gak?' gitu katanya," sambung Nagita Slavina.

Dilansir dari healthdetik.com menurut Psikologi klinis Nuzulia Rahma Tristinarum dari Pro Help Center, sangat wajar bagi anak kecil merasakan cemburu terhadap saudara baru mereka. Ini semua sangat alami, dan merupakan cara mereka untuk mengekspresikan perasaan frustrasi, dan kebingungan tentang peran mereka dalam hidup dan tempat mereka dalam keluarga.