Menu

Penelitian Mengungkapkan, Orang yang Lama Mandi Cenderung Tak Bahagia dengan Hidupnya

Rizka 30 Jan 2022, 11:34
google
google

RIAU24.COM - Boleh percaya atau tidak, namun sebuah riset yang dilakukan oleh para peneliti di Yale University menunjukkan bahwa orang yang suka berlama-lama di kamar mandi cenderung tidak bahagia dengan hidupnya.

Dilansir dari LifeHack, penelitian menunjukkan bahwa semakin lama dan sering kita mandi. Maka, semakin besar pula kemungkinan kita adalah orang-orang yang kesepian dan tak bahagia.

"Semakin kesepian seseorang, semakin sering mereka mandi...," papar John Bargh, PhD., salah satu peneliti.

Bargh menyimpulkan orang-orang yang gemar berlama-lama untuk bebersih menggunakan waktu di kamar mandi untuk melamun. Mereka cenderung untuk memikirkan masalah atau sekadar membiarkan pikiran mengembara. Masalahnya, terlalu banyak merenung dan melamun justru mengindikasikan ketidakbahagiaan.

Pakar psikologi dari Harvard University, Matthew Killingsworth dan Daniel Gilbert juga menjelaskan terkait mental kebahagiaan seseorang. Ketika kita banyak berpikir atau melamun tanpa merealisasikan di dunia nyata, hal itu akan membuat kita merasa depresi dan kecewa.

Alam lamunan menjadi tempat untuk melarikan diri dari kenyataan. Sementara masalah dan situasi tak menyenangkan yang harus dihadapi tetap tak terselesaikan.

Namun hal seperti ini tak dialami oleh mereka yang mandi dalam waktu singkat. Umumnya, orang-orang seperti ini memiliki pikiran yang fokus dan terarah. Bagi mereka, rutinitas mandi seharusnya dilakukan secara efisien. Mereka tak merasakan dorongan untuk berlama-lama dan melamun karena pada dasarnya mereka puas dengan hubungan sosial yang dimiliki.