Menu

Ini Cara Antisipasi Isu Hoaks di Pemilu 2024

Azhar 1 Jul 2022, 20:56
Surat suara. Sumber: Kompas.com
Surat suara. Sumber: Kompas.com

"Kita semua tahu bahwa pemilih-pemilih kita masih tradisional emosional cukup dominan, sehingga kerja kita untuk mendorong perdebatan di sosial media agar kemudian berbasis data dan program ini menjadi penting," ungkapnya.

Ketiga, mendorong media untuk memberi ruang yang lebih besar untuk mengcover berita program kampanye programatik.

Keempat, mendorong politik substantif dan politik cerdas bermartabat berintegritas di dalam sosial media.

"Selayaknya kita elu-elukan di dalam media sosial kita," tegasnya.

Dan yang kelima, menguatkan regulasi pengawasan dan penegakkan hukum yang kuat terhadap pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang disinyalir menyebar isu hoaks di sosial media dan melakukan politik indentitas serta kampanye hitam.

Halaman: 12Lihat Semua