Menu

Misteri Manusia Berwajah Dua Edward Mordake, Pertama dan Satu-satunya Didunia 

Zuratul 27 Aug 2022, 10:18
Potret Wajah dan Kerangka Edward Mordake Manusia yang memiliki dua wajah dalam satu kepala, yang terjadi pada abad ke-19 (Grid.id)
Potret Wajah dan Kerangka Edward Mordake Manusia yang memiliki dua wajah dalam satu kepala, yang terjadi pada abad ke-19 (Grid.id)

RIAU24.COM - Siapa bilang manusia bermuka dua hanyalah sebuah filosofi belaka. Pada abab ke-19 ada seorang manusia yang memiliki wajah dua yang bernama Edward Mordake

Benar-benar mempunyai dua wajah, satu dibagian depan sebagai mana layaknya wajah normal manusia pada umumnya dan satunya berapa di belakang. 

Wajah bagian depan berfungsi normal sedangkan wajah bagian belakangnya hanya bisa tersenyum tidak bisa berbicara ataupun makan, dilansir akun instagram @kamarjeri_official Jumat (26/8/2022). 

Edward Mordake adalah seorang pria tampan yang hidup di abad ke-19, Edward hidup dilahirkan dalam sebuah keluarga keturunan Bangsawan Inggris. 

Keluarga sangat menyayanginya, mengasuh dan merawatnya dengan penuh cinta sayang, namun satu hal yang terlihat selalu mengganggu pikirannya adalah satu wajah yang menempel dibelakang kepalanya. 

Tidak ada catatan medis yang lengkap pada waktu itu, karena terbatasnya terknologi pada zamannya. Namun semua catatan menyebutkan satu hal yang sama bahwa Edward adalag seorang pemuda yang menawan dengan kepribadian yang mulia. 

Namun ketampanan itu hanya terlihat dari depan, saat dia membalikkan tubuhnya ada sebuah wajah yang memiliki raut muram dan menakutkan. 

Beberapa kisah lain, menyebutkan bahwa wajah kedua Edward adalah seorang gadis cantik, tetapi para ilmuwan membantah soal itu karena kembar parasit selalu mempunyai jenis kelamin yang sama. 

Cerita lain menyebutkan juga bahwa wajah kedua Edward adalah wajah Iblis yang selalu memanggil setan dan kejahatan. 

Edward pada saat itu sangat tersiksa dengan dua wajahnya tersebut dan dia mencoba mendatangi beberapa orang dokter untuk membuang wajah keduanya yang konon sering berisik dengan bahasa setan. 

Kepala nya itu sering mengeluarkan suara yang menyeramkan pada malam hari, namun dokter tidak ada satupun yang sanggup melakukannya karena keterbatasan alam medis. 

Pada akhirnya Edward berada pada puncak keputusasaan yang membuatnya berfikir fatar dan mengakhiri hiduonya dengan bunuh diri diusia 23 Tahun. 

(***)