Menu

Sempat Bikin Geger, WHO Ungkap Fakta Baru Virus Nipah yang Merebak di India

Devi 6 Oct 2023, 15:28
Sempat Bikin Geger, WHO Ungkap Fakta Baru Virus Nipah yang  Merebak di India
Sempat Bikin Geger, WHO Ungkap Fakta Baru Virus Nipah yang Merebak di India

RIAU24.COM - Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India melaporkan enam kasus virus Nipah yang dikonfirmasi laboratorium, termasuk dua kematian, di distrik Kozhikode, Kerala. Data ini dihimpun sejak 12 hingga 15 September 2023 dan dilaporkan ulang oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 4 Oktober 2023.

Menurut WHO, selain kasus Nipah pertama yang belum diketahui sumber penularannya, kasus lainnya merupakan kontak erat dari kasus pertama.

Pada 27 September 2023, sebanyak 1.288 kontak dari kasus terkonfirmasi telah ditelusuri. Termasuk kontak berisiko tinggi dan petugas kesehatan yang berada di bawah karantina dan pemantauan selama 21 hari. Sejak 12 September, 387 sampel telah diuji, enam kasus di antaranya positif terinfeksi virus Nipah dan sisa sampel dinyatakan negatif.

Sejak 15 September, tidak ada kasus baru yang terdeteksi. Ini merupakan wabah keenam virus Nipah di India sejak tahun 2001.

Penyakit zoonosis ini menyebar ke manusia melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi seperti kelelawar dan babi. Selain itu, kontak langsung dengan orang yang terinfeksi juga dapat menyebabkan penularan, meskipun cara ini jarang terjadi.

"Mereka yang terkena infeksi virus Nipah dapat mengalami gejala yang parah, termasuk infeksi saluran pernapasan akut dan ensefalitis yang fatal," dikutip dari laman WHO, Jumat (6/10/2023).

Semua kasus yang dikonfirmasi adalah laki-laki dalam rentang usia sembilan hingga 45 tahun dan dilaporkan di distrik Kozhikode di Kerala. Kasus pertama yang tidak diketahui sumber penularannya, mengidap pneumonia dan sindrom gangguan pernapasan akut, ia dirawat di rumah sakit pada akhir Agustus 2023. Pasien kemudian meninggal beberapa hari setelah masuk RS.

Lima kasus terkonfirmasi lainnya merupakan kontak dekat dari kasus pertama. Termasuk dua anggota keluarga dan kontak di rumah sakit tempat kasus pertama dirawat dan meninggal.

Kematian kedua terjadi pada individu yang menemani pasien lain ke rumah sakit tempat kasus pertama dirawat. Dia meninggal setelah mengalami gejala pneumonia. Menurut National Institute of Virology (NIV), Pune, virus yang ditemukan di Kerala telah diidentifikasi sebagai Genotipe India atau I-Genotipe dan mirip dengan strain virus Nipah yang ditemukan di Bangladesh. ***