Menu

Bolehkah Orang Muslim Bela Israel? Syaikh Assim Al-Hakeem Beberkan Hukumnya dalam Islam 

Zuratul 11 Oct 2023, 10:42
Bolehkah Orang Muslim Bela Israel? Syaikh Assim Al-Hakeem Beberkan Hukumnya dalam Islam. (X/Foto)
Bolehkah Orang Muslim Bela Israel? Syaikh Assim Al-Hakeem Beberkan Hukumnya dalam Islam. (X/Foto)

RIAU24.COM -Perang Badai Al Aqsa antara pejuang Hamas dan Israel sedang berlangsung di perbatasan Israel dan Jalur Gaza sejak Sabtu lalu. 

Perang ini pun memantik pro kontra di seluruh dunia. 

Banyak negara-negara barat yang mendukung Israel menginvasi Gaza dengan alasan membela diri karena diserang Hamas. 

Lalu banyak negara Arab dan Muslim yang mendukung kemerdekaan Palestina

Belakangan tak sedikit kaum muslimin yang ikut-ikutan dukung Israeldengan entah apa alasannya. 

Hal tersebut pun mengundang reaksi dari ulama asal Arab Saudi Syaikh Assim Al-Hakeem

viral di media sosial Twitter Sosok Syaikh Assim al-Hakeem, usai potongan video ceramahnya dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan ramai diperbincangkan warganet. 

Beliau pun beberapa kali menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut  dengan jawaban yang mengundang tawa.

Potongan video ceramah Syaikh Assim al-Hakeem di Twitter yang dibagikan oleh salah satu pengguna Twitter telah mendapat lebih dari 15.700 suka, lebih dari 320 komentar, dan lebih dari 1770 retweet. 

Salah satu pertanyaan warganet adalah soal bagaimana hukumnya orang Islam yang membela Israel. 

"Mendukung Israel melawan umat Islam itu adalah sebuah tindakan kekufuran. Menjadikan musuh umat Islam sebagai kawan itu sebuah kemunafikan yang besar," katanya di akun Twitternya, Selasa (10/10/2023). 

Diketahui, Sheikh Assim Al-Hakeem adalah seorang cendekiawan Islam yang terkemuka. 

Sheikh Assim al-Hakeem ini kelahiran tahun 1962 di Arab Saudi. 

Sheikh Assim Al-Hakeem tumbuh di lingkungan keluarga religius atau taat agama Islam. 

Sheikh Assim al-Hakeem sejak muda sudah tertarik mendalami studi Islam.

Sebagai seorang warga kenegaraan Arab Saudi, tahun 1987 baliau menerima gelar BA dari Universitas King Abdul-Aziz Jeddah di bidang Linguistik.

Tahun 1998, Sheikh Assim Al-Hakeem lulus Diploma Tinggi Studi Islam di Universitas Umm al-Qura di Makkah, Arab Suadi. 

(***)