Menu

Taliban Tangguhkan Dua Stasiun TV karena Mengabaikan Nilai-Nilai Islam

Devi 18 Apr 2024, 09:58
Taliban Tangguhkan Dua Stasiun TV karena Mengabaikan Nilai-Nilai Islam
Taliban Tangguhkan Dua Stasiun TV karena Mengabaikan Nilai-Nilai Islam

Belum ada komentar langsung dari kedua penyiar tersebut. Noor TV, yang mulai mengudara pada tahun 2007, didukung oleh mantan menteri luar negeri dan pemimpin partai Jamiat-e-Islami, Salahuddin Rabbani.

Barya TV mulai beroperasi pada tahun 2019 dan dimiliki oleh Gulbuddin Hekmatyar, mantan perdana menteri, dan pemimpin panglima perang partai Hizb-e-Islami yang masih berbasis di Kabul.

Pusat Jurnalis Afghanistan menyebut penangguhan itu sebagai tindakan ilegal yang dilakukan pemerintah yang dikuasai Taliban. Ia juga mengatakan bahwa penangguhan tersebut merupakan langkah menuju pembatasan media lebih lanjut di negara tersebut.

Dalam laporan tahunannya pada tahun 2023, pusat tersebut mengatakan bahwa mereka mendokumentasikan setidaknya 168 kasus pelanggaran hak jurnalis, termasuk satu kematian dan 61 penangkapan.

Meskipun angka tersebut menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2022, ketika pusat tersebut mencatat 260 insiden, pusat tersebut mencatat bahwa delapan media dilarang beroperasi pada tahun 2023. Lima media dilarang beroperasi sementara, sementara tiga media tetap dilarang beroperasi.

Meskipun menjanjikan pemerintahan yang lebih moderat, Taliban telah menerapkan interpretasi mereka terhadap hukum Islam, atau Syariah, dalam banyak aspek kehidupan sehari-hari.

Halaman: 123Lihat Semua