Sedih, Wanita Asal Purwakarta Terkena Kanker Serviks di Usia 28 Tahun, Ternyata Kebiasaan Ini yang Kerap Ia Lakukan
1. Infeksi human papillomavirus (HPV)
Infeksi human papillomavirus (HPV) merupakan faktor risiko utama untuk kanker serviks. HPV merupakan kelompok yang terdiri dari lebih dari 150 virus yang saling terkait. Jenis HPV tertentu dapat menyebabkan kutil pada atau di sekitar organ genital wanita dan pria serta di area anus. Jenis ini disebut jenis HPV berisiko rendah karena jarang dikaitkan dengan kanker.
Jenis HPV lainnya disebut jenis berisiko tinggi karena sangat terkait dengan kanker, termasuk kanker serviks, vulva, dan vagina pada wanita, kanker penis pada pria, dan kanker anus, mulut, dan tenggorokan pada pria dan wanita.
Infeksi HPV umum terjadi, dan pada kebanyakan orang tubuh dapat membersihkan infeksi itu sendiri. Namun, terkadang infeksi tidak hilang dan menjadi kronis. Infeksi kronis, terutama bila disebabkan oleh jenis HPV berisiko tinggi tertentu, pada akhirnya dapat menyebabkan kanker tertentu, seperti kanker serviks.
Meskipun saat ini belum ada obat untuk infeksi HPV, ada beberapa cara untuk mengobati kutil dan pertumbuhan sel abnormal yang disebabkan oleh HPV. Selain itu, vaksin HPV tersedia untuk membantu mencegah infeksi oleh beberapa jenis HPV dan beberapa kanker yang terkait dengan jenis tersebut.
2. Riwayat seksual