UPT BK RSUD Bengkalis Gelar FKP dan Review Soal Pelayanan
RIAU24.COM - UPT BK RSUD Bengkalis kembali menggelar forum konsultasi publik (FKP) dan review standar pelayanan Tahun 2026. Forum ini menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan sekaligus menghimpun masukan dari berbagai pihak terkait pelayanan diberikan kepada masyarakat, Jumat 4 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Gedung Kantor UPT BK RSUD Bengkalis itu dibuka Wakil Direktur Administrasi dan Keuangan, Freddy Antoni, SE. Sejumlah unsur turut hadir, di antaranya anggota Tim Percepatan Pembangunan Bengkalis, perwakilan LAMR dan MUI Kabupaten Bengkalis, Bhabinkamtibmas Desa Kelapapati, Dinas Kesehatan, LSM serta awak media.
Dalam forum tersebut, Freddy menyebut sejumlah persoalan yang disampaikan pada FKP tahun sebelumnya telah menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti pihak rumah sakit.
“Untuk tahun 2025, hasil FKP kita tahun lalu ada beberapa permasalahan yang disampaikan rekan-rekan dan telah kami tindak lanjuti,”ungkap Freddy.
Beberapa persoalan yang sebelumnya mendapat sorotan antara lain kerusakan akses jalan masuk, ketersediaan obat, pelayanan poliklinik hingga ketersediaan dokter spesialis.
Menurut Freddy, FKP tidak seharusnya hanya menjadi agenda tahunan, tetapi harus menghasilkan masukan yang dapat digunakan untuk memperbaiki kualitas pelayanan rumah sakit.
“Dalam forum ini kami berharap mendapatkan masukan dari bapak dan ibu semua untuk kemajuan atau perbaikan pelayanan yang kami berikan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Berbagai persoalan tersebut menjadi penting untuk kembali dievaluasi, terutama untuk memastikan tindak lanjut yang telah dilakukan benar-benar memberikan dampak terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan.
Forum ini juga membuka ruang bagi peserta untuk menyampaikan kritik dan saran terhadap standar maupun praktik pelayanan yang berjalan di UPT BK RSUD Bengkalis.
Dengan melibatkan unsur pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, LSM hingga media, masukan yang dihimpun dalam FKP diharapkan tidak berhenti sebagai catatan forum, tetapi menjadi bahan perbaikan pelayanan RSUD Bengkalis ke depan.