Menu

Proyek tak Tuntas, PM Malaysia Sita Rp3,4 Triliun dari Perusahaan China

Siswandi 16 Jul 2019, 11:47
PM Malaysia Mahathir Mohammad
PM Malaysia Mahathir Mohammad

Sedangkan pihak CPP mengatakan, mereka mengerti Dewan Anti-Korupsi Malaysia memerintahkan dana tersebut ditransfer. Hal itu dilakukan tanpa sepengetahuan mereka.

"Saat ini CPP berbicara dengan pihak yang terkait untuk mendapatkan penjelasan dan memahami dasar transfer tersebut, setelah kami mendapat informasi, CPP akan mengambil tindakan yang pantas dan diperlukan untuk melindungi haknya," ungkap pihak CPP, melalui email.

Untuk diketahui, dua proyek itu ditunda Mahathir, setelah ia mengalahkan Najib dalam pemilihan umum pada Juli tahun lalu. Mahathir berjanji untuk melakukan negosiasi ulang atau membatalkan apa yang ia sebut sebagai proyek 'tidak adil' dengan China.  Hal itu membuat hubungan kedua negara merenggang.

Namun pada tahun ini, Malaysia dan China sepakat melanjutkan proyek kereta setelah ongkosnya dipangkas sampai 44 miliar Ringgit.

Menurut Mahathir, pihaknya tidak khawatir dengan dampak buruk yang muncul akibat penyitaan uang perusahaan China tersebut. "Saya tidak melihat mengapa China akan merasa tidak senang dengan ini karena kami tidak mengambil kembali uang yang sudah mereka lakukan," lontarnya. ***

Halaman: 12Lihat Semua