Menu

Hal-hal Buruk yang Siap Menghantui Donald Trump Jika Nanti Ia Tak Lagi jadi Presiden AS

Riko 10 Nov 2020, 16:18
Donald Trump (net)
Donald Trump (net)

RIAU24.COM - Tak lagi jadi presiden, nampaknya Donald Trump akan langsung menjumpai hal-hal berat dalam hidupnya. Termasuk salah satunya tuntutan-tuntutan hukum yang tertunda ketika ia menjabat presiden. Kabar buruknya, hal ini bukan satu-satunya yang akan dihadapi Trump. 

Kalau begini ibaratnya sudah jatuh tertimpa tangga. Sudah kalah Pilpres, dihadapkan banyak masalah pelik. Melansir dari Boombastis berikut hal buruk yang siap menghantui Donald Trump jika tak lagi jadi presiden Amerikan. 

Menagih janji bakal pindah negara kalau kalah

Trump memang dikenal sebagai sosok yang ceplas-ceplos dan sangat percaya diri. Banyak momen yang bisa menjadi bukti dari hal tersebut, termasuk salah satunya adalah statement-nya tatkala kampanye di bulan Oktober kemarin. Ia mengatakan bahwa dirinya bakal pindah negara atau meninggalkan Amerika jika Joe Biden Menang.

Ucapan Trump tersebut mungkin memang hanya gertakan atau bahkan guyonan saja, tapi publik pasti menanyakan realisasinya. Mengingat dirinya betulan kalah saat ini. Kita tunggu seperti apa ya tindakannya terkait ini. Tapi, jika harus pindah pun rasanya tidak akan terlalu susah baginya. Diketahui pria satu ini memiliki banyak hunian mewah serta perusahaan di berbagai negara. Bahkan katanya ia punya bisnis juga di Indonesia.

Deretan tuntutan hukum siap menanti Trump

Sebelum menjadi presiden dan saat menjabat, ternyata ada beberapa kasus yang menjerat Trump. Namun lantaran posisinya itu, maka segala proses hukumnya ditunda. Seorang mantan jaksa federal bernama Harry Sandick mengatakan ketika Trump tak lagi presiden maka segala proses hukum bisa dipercepat. Artinya setelah ini mungkin Trump akan segera menghadapi banyak tuntutan.

Ada beberapa kasus yang bakal dihadapi Trump, salah satunya adalah tuduhan pelecehan dan ruda paksa. Korbannya sendiri lebih dari satu. Kemudian Trump juga digugat oleh keponakannya sendiri atas tuduhan merampas jatah harta warisan yang diberikan oleh Fred Trump Sr. Tak sampai situ, mantan orang terkuat AS ini juga sedang dikulik tentang catatan keuangan dan pajaknya.

Ada kabar kalau Trump akan didepak Melania

Dalam berbagai kesempatan bersama, Trump dan Melania nampak begitu rukun dan mesra. Bahkan ketika ditanya, keduanya sepakat mengatakan bahwa hubungan mereka sangat menyenangkan dan tak ada masalah. Namun ada kabar bahwa sebenarnya Melania tidak tahan dengan pernikahannya dan akan segera mengakhirinya setelah kemelut Piplres ini.

Dilansir dari Kompas, seorang mantan pejabat Gedung Putih mengatakan jika sang mantan ibu negara akan segera mengakhiri perkawinannya yang disebutnya sebagai ‘pernikahan transaksional’ ini. Dari sumber lain dikatakan sebenarnya Melania pernah ingin pergi tatkala Trump masih menjabat. Namun dikatakan jika ia melakukan ini, sang pengusaha akan bisa menemukan cara untuk menghukum dirinya.

Terkait rumor ini sebenarnya sudah pernah mencuat di tahun 2016 lalu. Ketika itu kabarnya Melania tidak menyukai kemenangan Trump dan ia sampai menangis karenanya. Bahkan ketika harus pindah ke Washington, ibu dari Barron Trump ini menundanya selama lima bulan.