Menu

Ini 4 Drama Cina Super Populer yang Bisa Bikin Kamu Move On dari Drakor

Riko 19 Dec 2020, 09:57
foto: net
foto: net

RIAU24.COM - Menonton drama memang bisa dijadikan sebagai pelepas penat setelah mengerjakan berbagai kesibukan. Kisah-kisah yang romantis, menegangkan, lucu kadang mampu menjadikan mood kembali baik seperti semula. Selama ini jika berbicara drama, maka yang terngiang di pikiran kita pastinya negara Korea. Karena berbagai drama dari negeri ginseng tersebut memang sangat seru untuk diikuti.

Namun, nggak hanya drama Korea saja yang memiliki alur cerita bagus dan menarik, tapi CDrama atau Chinese Drama pun nggak kalah serunya serta layak untuk ditonton. Pastinya sebelum mulai menonton drama Cina, kamu harus selektif dulu memilih mana yang paling bagus. Tapi jika bingung menentukan, sebaiknya simak beberapa rekomendasi drama yang paling populer di bawah ini sebagaimana mengutip dari Bombastis.

Put Your Head on My Shoulder

Satu lagi drama Cina yang nggak kalah bagusnya berjudul Put Your Head on My Shoulder. Nonton drama ini bakal bikin kamu merasakan manisnya cinta dibarengi dengan suka dukanya kehidupan kuliah dari si pemeran utama. Drama ini bercerita tentang Si Tu Mo (Fair Xing) yang sedang menjalani pekerjaan magang, dan disewakan apartemen oleh sang ibu agar tinggal dekat dengan tempatnya bekerja.

Namun, di apartemen tersebutlah pada akhirnya ia bertemu dengan Gu Wei Yi (Lin Yi), cowok dingin tapi genius yang merupakan anak dari pemilik apartemen. Salah satu yang membuat drama remaja ini sukses berat selain jalan ceritanya adalah karena tokoh utamanya yang menawan banget. Nggak bisa dipungkiri bahwa Gu Wei Yi yang memiliki wajah mempesona dengan karakter dingin dan genius bisa menjadi idola baru dan disukai banyak cewek-cewek remaja di luar sana.

The Untamed

Drama adaptasi dari novel karya Mo Xiang Tong Xiu dan juga Mo Dao Zu Shi ini memang sangat populer. Apalagi tak hanya tayang di Cina saja, bahkan The Untamed juga terkenal di Amerika, Eropa, India, Jepang, Korea, dan masih banyak negara lain termasuk Indonesia. Kisahnya memang memiliki makna yang cukup dalam, tentang bagaimana caranya memaafkan dan juga tentang pembalasan dendam.

Meski mungkin versi drama dan novelnya cukup berbeda, karena novel aslinya mengandung BL alias Boys Love, tapi tenang saja, karena saat diadaptasi menjadi drama, ceritanya hanya mengisahkan persahabatan saja. Akting para pemeran juga sangat menjiwai, membuat drama ini sangat luar biasa. Pembangunan karakter yang sangat baik, membuat penonton larut dengan kisahnya yang penuh dengan twist-twist yang mencengangkan. Bahkan drama ini juga akan membawamu pada perasaan campur aduk sebab musiknya yang juga menakjubkan. Meski merupakan drama brotherhood, namun dijamin drama ini nggak akan gagal mengobrak abrik perasaanmu.

Love is Sweet

Dari namanya saja mungkin kamu sudah tahu ya kalau drama ini adalah tentang percintaan. Bintang utama dalam Love is Sweet ini adalah Leo Luo Yunxi dan juga Bai Lu. Selain tayang di Cina, Love is Sweet ternyata juga tayang di Indonesia, lho! Dan meski sudah tamat, nyatanya masih banyak yang baper sama drama ini dan pingin keduanya bermain kembali.

Drama tersebut memperoleh rating yang cukup tinggi di Douban yakni 7,7. Meskipun tak ada catatan pasti berapa penonton yang sudah menikmati drama ini. Namun, ada seorang pengguna Twitter yang mendapatkan informasi bahwa Love is Sweet memperoleh setidaknya 50 juta penonton pada setiap episodenya. Jelas itu bukan jumlah yang sedikit.

The Romance of Tiger and Rose

The Romance of Tiger and Rose termasuk dalam jenis drama historis. Salah satu pemeran utama dalam drama tersebut yang bernama Ryan Ding Yuxi kini namanya semakin populer di mata para pecinta drama Cina. Konon, drama The Romance of Tiger and Rose ini bahkan ratingnya sangat meroket dan telah ditonton 600 juta kali hanya dalam waktu 11 hari. Sungguh angka yang sangat fantastis, bukan?!

Drama The Romance of Tiger and Rose sendiri menceritakan seorang penulis naskah skenario, yang mengalami hal fantasi yaitu masuk ke dalam cerita yang dia buat sendiri. Namun sayangnya, sang penulis bukan menjadi tokoh utama, malah jadi tokoh yang yang diceritakan akan segera mati di episode ketiga. Sang penulis pun berjuang mengubah cerita agar dia tidak sampai mati dalam cerita tersebut.