Menu

Kisah Kesulitan Sriwijaya Air, Cerai Dari Garuda Indonesia, Pandemi COVID-19, dan Jatuhnya SJ-182

Devi 12 Jan 2021, 17:29
Foto : VOI
Foto : VOI

Sriwijaya Air mulai digandrungi hingga tahun berikutnya tepatnya pada tanggal 9 Januari 2021, ketika segala sesuatunya berjalan sesuai rencana berubah 360 derajat seperti ketika salah satu pesawat SJ 182-nya jatuh dari ketinggian 10.000 kaki ke perairan sekitar Kepulauan Seribu.

Jadi bukan hanya Sriwijaya yang menangis tapi seluruh bangsa jatuh dalam kesedihan.

Dibayangi oleh Kebangkrutan
Sepertinya formula dan formula yang menjadi momok bahkan kecelakaan pesawat terbang adalah awal dari kebangkrutan sebuah maskapai penerbangan. Malaysia Airline yang pada 2015 sempat sedih dengan tragedi yang menimpa dua pesawat, yakni MH370, yang nasibnya bahkan belum diketahui. Empat bulan kemudian MH17 ditembak jatuh dengan rudal karena dicurigai terbang di atas wilayah udara Ukraina.

Kedua bencana tersebut terbukti menjadi pukulan telak bagi bisnis MH yang kesulitan dan bahkan telah melaporkan kerugian selama bertahun-tahun akibat persaingan yang ketat dalam bisnis penerbangan.

Kepala Eksekutif Malaysia Airline bahkan mengumumkan bahwa perusahaannya secara teknis bangkrut akibat dua kecelakaan tersebut dan harus segera memberhentikan 6.000 karyawannya. Namun beruntung, MH mampu meningkatkan bisnisnya sehingga perlahan bangkit.

Halaman: 123Lihat Semua