Bandar Narkoba Selalu Lolos Dari Jeratan Hukum, Begini Tanggapan Kapolres Bengkalis

Minggu, 17 Januari 2021 | 11:56 WIB
Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan

RIAU24.COM - BENGKALIS - Memerangi peredaran narkotika yang dinilai semakin menjadi jadi dan tidak ada efek jeranya terhadap para pelaku. Mungkin, ditambah lagi dengan iming iming dengan hasil sangat menggiurkan tetapi tidak pernah memikirkan resiko yang akan dihadapi.

Khusus di kabupaten Bengkalis, ditahun 2020 kasus yang paling menonjol yang ditangani pihak Kepolisian Polres Bengkalis adalah kasus narkotika. 

Kemudian, memasuki awal tahun 2021 polres Bengkalis kembali mengungkap para pelaku peredaran narkotika jenis sabu sebanyak 4 kg.

Baca Juga: Bupati dan Kajari Bengkalis Akan Buka Open Turnamen Futsal Forwari Cup II

Sangking maraknya peredaran narkoba ini, menanggapi hal tersebut, Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengatakan, yang perlu diantisipasi dalam peredaran narkotika ini adalah perubahan serta arah tujuan narkotika itu sendiri.

"Kita selalu antisipasi arah tujuan narkotika itu selain dari Bengkalis. Dan kami dari pihak kepolisian akan terus selalu besinergi dengan aparat hukum lainnya,"ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan belum lama ini.

Baca Juga: Hujan Lebat Guyur Wilayah Kabupaten Bengkalis, Kapolres: Alhamdulillah Api Karhutla Padam

Diutarakan Kapolres, terjadinya peningkatan pengungkapan kasus narkotika ditahun 2020 lalu itu, polres Bengkalis telah berhasil ungkap sebanyak 100 kilogram lebih narkotika jenis sabu.

Disinggung bahwa, selama ini yang selalu diringkus hanyalah kurir atau tukang gendong. Menurut Kapolres, untuk sang bandar narkotika itu sendiri berawal dari Malaysia.

"Contohnya, waktu kita mengungkap sebanyak 44 kg sabu, kita sempat mendapatkan nama pemesan, lantaran jaringan mereka terputus putus, sehingga sang pemesan atau bandar selalu lolos,"ungkap Kapolres lagi.

 

 

PenulisR24/hari



Loading...
Loading...