Menu

Filosofis Ki Hajar Dewantara Dalam Pandangan Islam

Alwira 1 Jun 2022, 20:47
Alexssander, S. Pd, Gr
Alexssander, S. Pd, Gr

RIAU24.COM - Salah satu dasar pemikiran Ki Hajar Dewantara (KHD) tentang pendidikan adalah anak bukan Tabularasa. Pada dasar pemikiran ini, KHD mengibaratkan “Anak bukan kertas kosong yang bisa digambar sesuai  keinginan orang dewasa”. Anak lahir dengan kekuatan kodrat yang masih samar-samar. (KHD, 1936, Dasar-Dasar Pendidikan). 

Menurut KHD, setiap anak yang lahir sudah membawa kodratnya yaitu watak bawaan yang diturunkan dari kedua orang tuanya, namun masih dalam keadaan samar (belum tampak/belum muncul). 

KHD menambahkan bahwa dengan pendidikan yang menuntun akan memfasilitasi/membantu anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat memperbaiki lakunya untuk menjadi manusia  seutuhnya. (KHD, 1936, Dasar-Dasar Pendidikan), untuk mencapai tujuan pendidikan sejati yaitu memerdekakan manusia. Manusia yang merdeka menurut KHD adalah orang yang selamat raganya dan bahagia jiwanya.

Bagaimana pandangan Islam terhadap filosofis Anak Bukan Tabularasa Ki Hajar Dewantara?

Bukankah dalam Islam ada penggalan hadits yang yang menyatakan bahwa setiap anak yang lahir dalam keadaan fitrah/suci?

Dalam islam memang ada penggalan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu diriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Halaman: 12Lihat Semua