Menu

Dibawa Sang AyahNaik Motor 13 Jam Tegal-Surabaya untuk Nonton Bola, Bayi Ini Meninggal

Devi 11 Aug 2022, 10:57
Dibawa Sang AyahNaik Motor 13 Jam Tegal-Surabaya untuk Nonton Bola,  Bayi Ini Meninggal
Dibawa Sang AyahNaik Motor 13 Jam Tegal-Surabaya untuk Nonton Bola, Bayi Ini Meninggal

RIAU24.COM - Kehadiran seorang anak merupakan sebuah kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.

Banyak orang tua merasa tak ingin meninggalkan anak mereka walau sedetik pun. Hal inilah yang dilakukan oleh pasangan suami istri asal Tegal.

Pasangan suami istri ini memboyong anak bayi mereka yang berusia 6 bulan untuk menonton pertandingan bola kesayangan mereka ke Surabaya. Namun, bukannya pulang dengan hati bahagia, justru kabar duka yang harus mereka terima. Bagaimana kisah selanjutnya?

Bayi 6 bulan diajak naik sepeda motor 13 jam

Bayi perempuan berusia 6 bulan ini meregang nyawa pasca diajak naik motor oleh orang tuanya. Bayi yang masih ringkih itu, menempuh perjalanan dari Tegal ke Surabaya selama 13 jam. Dalam perjalanan ke Surabaya, FJ (38) dan RA (37) selaku orang tua bayi, mengatakan mereka berangkat dari Tegal pada hari Sabtu (30/7/2022). Mereka berencana  akan melihat pertandingan bola kesayangan di Gelora Bung Tomo, antara Persebaya dan Persita Tanggerang.

 

Meninggal-karena-Dibawa-Naik-Motor-dari-Tegal-ke-Surabaya-Hanya-Demi-Nonton-Bola.jpg" style="height:382px; width:663px" />

Dari pengakuan FJ, dirinya sempat berhenti selama 3 kali di kota Pekalongan, Kudus, dan Tuban.

Ketiganya sampai di Surabaya pada hari Minggu (31/7/2022). Setelah sampai di Surabaya, FJ dan RA langsung menuju penginapan yang sudah mereka sewa pada pukul 07.10 WIB. Namun, saat di penginapan bayinya sudah tidak mau menyusu dan batuk-batuk.

Sempat dibawa ke rumah sakit

Di dalam penginapan, bayi tersebut sempat dimandikan oleh ibunya dan mengalami batuk hingga disertai dahak.

Bayinya terus menangis dan rewel, batuk-batuk dari pukul 08.30 hingga 09.00 WIB.

Akhirnya FJ memutuskan membawa anak mereka ke RS Marinir di Gunung Sari, Surabaya, namun harus dirujuk ke RSAL Surabaya.

Sesampainya di IGD RSAL Surabaya, dokter langsung memberikan penanganan dan sempat mengatakan bahwa anak FJ dan RA sudah tidak bernapas.

Namun, setelah diberikan alat bantu pernapasan, anaknya bisa bernapas kembali. Dokter menyebutkan ada cairan di paru-paru si bayi. Namun sayangnya, saat cairan berhasil dikeluarkan, FJ harus mendengar kabar bayinya tidak dapat diselamatkan lantaran jantungnya tidak berdetak kembali. Anak FJ dan RA pun dinyatakan meninggal pada pukul 15.30 WIB.

Penyesalan orang tua bayi

Dikutip dari Detik, alasan FJ naik motor ke Surabaya lantaran untuk menghemat biaya.

Ia menjelaskan, bila naik mobil mereka bisa menghabiskan sekitar Rp2 juta. Niatnya mau menghemat biaya dan nonton bola, mereka malah kehilangan anak ketiga mereka yang berusia 6 bulan tersebut.

Penyesalan terdalam dirasakan oleh FJ, ia beberapa kali menuliskan keegoisan dan kelalaiannya hingga membuat sang buah hati meninggal dunia di  akun Twitternya. Tim Persebaya pun memberikan ungkapan bela sungkawa atas meninggalnya bayi FJ dari akun Twitter resmi mereka.

Kisah memilukan ini akan menjadi pelajaran bagi semua orang tua agar tidak memaksakan diri dan mengorbankan hal lainnya. Turut berbelasungkawa untuk orang tua korban, semoga diberi ketabahan dalam mengahadapinya.