Menu

Sempat Membantah, Zelensky Akhirnya Akui Ukraina Kehilangan Bakhmut

Riko 22 May 2023, 16:47
Volodymyr Zelensky (net)
Volodymyr Zelensky (net)

RIAU24.COM - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengakui pada pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden di Hiroshima pada Minggu (21/5/2023), bahwa Kiev tidak lagi mengontrol Artyomovsk (nama lain dari Bakhmut ), menurut siaran CNN. 

"Saya kira tidak," kata Zelensky, menanggapi pertanyaan dari hadirin tentang Kiev yang mempertahankan kendali atas Artyomovsk. 

"Tetapi Anda harus memahami bahwa tidak ada yang tersisa di sana. Sayang sekali, ini adalah tragedi, tetapi sampai hari ini Bakhmut adalah hanya di hati kami. Tidak ada apa-apa di tempat ini," lanjutnya, seperti dikutip Sindonews dari TASS. 

Pada hari Sabtu, Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan bahwa pembebasan Artyomovsk selesai sebagai hasil dari serangan oleh detasemen penyerangan Wagner yang didukung oleh artileri dan penerbangan kelompok tempur selatan.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengucapkan selamat kepada pasukan Wagner dan prajurit Rusia atas pembebasan kota. Menurut layanan pers Kremlin, semua orang yang menonjol akan diberikan penghargaan negara. 

Artyomovsk terletak di utara Republik Rakyat Donetsk. Kota itu adalah pusat transportasi penting untuk memasok pasukan Ukraina di Donbass, serta pos terdepan Ukraina yang kuat. Pertempuran untuk kota dimulai pada 1 Agustus 2022.

Pertempuran tersebut menjadi salah satu pertempuran terbesar selama pembebasan Donbass sejak 2014. Sebelum dimulainya pertempuran, kota ini dihuni sekitar 72.000 orang. 

Serangan di kota yang sebagian besar diratakan itu dipimpin oleh pasukan dari kelompok tentara bayaran Wagner, yang pemimpinnya Yevgeny Prigozhin mengatakan pada hari sebelumnya, bahwa pasukannya akhirnya mendorong orang-orang Ukraina itu keluar dari daerah terakhir yang dibangun di dalam kota.