Menu

Dimulai Dari Anak Anak, Remaja Hingga Orang Tua, Berbagai Bentuk Layangan Warnai Langit Lapangan Pasir Andam Dewi Bengkalis

Dahari 30 Sep 2023, 12:13
M Friyoga salah seorang anak anak yang sedang bermain layangan di lapangan pasir taman andam dewi Bengkalis
M Friyoga salah seorang anak anak yang sedang bermain layangan di lapangan pasir taman andam dewi Bengkalis

RIAU24.COM -BENGKALIS - Bersamaan dengan kondisi cuaca yang cerah serta angin yang bertiup lembut hingga sedang, Sabtu 30 September 2023 dimanfaatkan sejumlah remaja, anak anak maupun orang tua untuk menerbangkan layang-layang di Lapangan Pasir Taman Andam Dewi Bengkalis.

Terlihat jelas, beberapa orang dewasa, anak anak hingga orang tua terus mengamati dari tepian lapangan pasir Bengkalis, kemudian bersorak jika ada layang-layang yang tersangkut atau saling bersangkutan (bergilas red,).

Beragam warna dan bentuk layang-layang bercorak kreatif yang terbuat dari kertas tersebut langsung mewarnai langit di lapangan Pasir taman andam dewi Bengkalis. Mereka yang bermain ada yang memulai dari siang hari hingga selepas melaksanakan sholat ashar sehingga suasana cukup meriah.

Adapun layang-layangan berbagai bentuk diantaranya, layang jenis kurau, bulan, burung dan banyak motif lagi. Sehingga warga masyarakat disetiap sore harinya memadati lapangan pasir untuk melihat dari dari dekat.

Salah seorang anak anak yang baru berumur 12 tahun bernama M Friyoga yang bermainkan layangan jenis bulan mengatakan bahwa dirinya bersama orang tuanya bisa dikatakan setiap sore bermain layangan dilapangan pasir taman andam dewi untuk mengisi waktu kosong disore hari.

Layang-layang dibuat dari bahan kertas yang direkatkan pada rangkaian potongan bambu. Kemudian dikaitkan pada benang string dengan bandul untuk mengikat benang kemudian dianjung lalu ditarik.

"Kami menerbangkan layangan kami mulai pukul 16.00 wib sampai 17.30 WIB, yang bermain cukup ramai, sehingga terlihat meriah. Ditambah lagi banyak yang menontonnya,"ujar Friyoga.

"Musim layang-layangan ini membuat kami sangat senang. Dilangit lapangan pasir itu ada ratusan layangan yang diterbangkan dengan berbagai bentuk, corak dan motif layang,"tuturnya lagi.

Sementara itu, pak Ipul salah seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) disalah satu Dinas di Pemda Bengkalis mengungkapkan bahwa, dirinya lebih senang melihat banyak anak anak yang bermain layangan ketimbang hanya bermain game handpone di jaman canggih sekarang ini.

"Setiap sore saya bermain layangan bersama anak anak saya, biarkan mereka bermain layangan ketimbang hanya taunya bermain game Hp. Apalagi dizaman teknologi sekarang ini, nanti mereka tak tau permainan tradisional seperti layangan ini. Kita bermain layangan kan sekaligus olahraga, dapat juga keringat dibadan,"ucapnya.