Gus Baha di Depan Kapolri: Semua Harus Tobat, Jangan Saling Menyalahkan
Ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan sejumlah kritik kerasnya mengenai hubungan ulama, pejabat, hingga perilaku masyarakat dalam kehidupan berbangsa. (Tangkapan Layar)
Pentingnya Ketuhanan
Dalam ceramahnya, Gus Baha kemudian berbicara mengenai pentingnya nilai Ketuhanan Yang Maha Esa dalam membentuk perilaku masyarakat.
Baca juga: Siapa Dalang G30S? Sejarawan Sebut Ada Enam Tafsir, Peneliti Ungkap Rantai Komando Pembunuhan 1965
Ia mencontohkan seseorang yang tidak melakukan kejahatan karena takut terhadap polisi maupun sanksi sosial.
Menurut Gus Baha, persoalan muncul ketika seseorang berada dalam kondisi yang membuatnya merasa tidak akan terdeteksi atau mendapatkan sanksi.
Baca juga: Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Rangkap Menko dan Menteri ESDM
Karena itu, menurut dia, nilai ketuhanan menjadi penting agar seseorang tetap berbuat baik meski tidak ada pengawasan manusia.
"Tapi kalau orang ini berketuhanan Yang Maha Esa, di mana pun dia tetap takut melakukan tindak pidana karena tahu di mana-mana Tuhan itu melihat," katanya.