Gus Baha di Depan Kapolri: Semua Harus Tobat, Jangan Saling Menyalahkan
Ulama KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyampaikan sejumlah kritik kerasnya mengenai hubungan ulama, pejabat, hingga perilaku masyarakat dalam kehidupan berbangsa. (Tangkapan Layar)
Gus Baha menyebut nilai Ketuhanan Yang Maha Esa telah menjadi bagian penting dalam kehidupan bangsa Indonesia sejak awal berdirinya negara.
Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak semata-mata bergantung pada anggaran negara.
Baca juga: Jelang Pembuktian di MK, Podcast Bambang Widjojanto Ungkap Klaim Dugaan Intervensi Pencalonan Gibran
"Dulu Anda nunggu Allah Taala, kok sekarang nunggu menteri," ujar Gus Baha.
Kritik Budaya Saling Menyalahkan
Gus Baha juga mengkritik kebiasaan masyarakat yang mencari pihak lain untuk disalahkan ketika terjadi persoalan.
Ia mencontohkan ketika terjadi masalah keamanan, polisi yang disalahkan. Ketika terjadi persoalan di perbatasan, TNI yang disalahkan. Sementara ketika terjadi persoalan moral di masyarakat, kiai ikut dianggap bertanggung jawab.