Menu

Bukan Hiu Atau Piranha, Tapi Inilah Ikan Paling Berbahaya di Dunia, Penis Manusia Pun Disantap

Siswandi 23 Dec 2019, 15:12
Ikan Cadiru di atas telapak tangan manusia. Meski posturnya begini mini, ikan sangat berbahaya. Foto: int
Ikan Cadiru di atas telapak tangan manusia. Meski posturnya begini mini, ikan sangat berbahaya. Foto: int

RIAU24.COM -  Bila ditanya apa jenis ikan paling berbahya di dunia, pasti kebanyakan orang akan menjawab ikan Hiu atau Piranha. Tapi yang tahu, pasti akan setuju jika ikan paling berbahaya di dunia adalah Candiru, ikan yang ukurannya sangat kecil. Namun demikian, ikan ini bisa memakan penis manusia dari dalam tubuh. Wah!

Ikan Candiru ini sudah lama menjadi legenda bagi masyarakat yang menetap di sepanjang Sungai Amazon, yang melintasi beberapa negera di Amerika Latin. Mulai dari Bolivia, Brasil, Kolombia, Ekuador, hingga Peru. Sebab, di sungai inilah Candiru hidup dan berkembang biak. 

Dilansir detik dari bbcearth, Senin 23 Desember 2019, saking sadisnya, ikan kecil ini juga punya julukan lain, yakni ikan vampira. Pasalnya, ikan ini punya hobi lain yang tak kalah mengerikan, karena ikan sangat menyukai darah. 

Meski begitu mengerikan, bentuk ikan ini tidak seperti julukannya. Ikan candiru badannya ramping dan panjangnya kisaran 5-20 cm, paling panjang bisa mencapai 40 cm. Sehingga ikan ini juga dijuluki ikan tusuk gigi. 

Setelah sekian lama menjadi cerita horor bagi masyarakat di sepanjang Sungai Amazon, baru pada abad ke-19, ikan Candiru mencuri perhatian dunia sains.

Masyarakat di sekitar Sungai Amazon percaya, ikan candiru akan masuk ke dalam alat kelamin manusia baik itu penis dan vagina (walau kebanyakan penis). Saat ada orang yang mandi, ikan itu akan masuk ke alat kelaminnya dan memakan dagingnya dari dalamnya. Cerita ini masih berlaku hingga saat ini. 

Dari hasil penelitian Eugene Willis Gudger dari American Journal of Surgery yang dilakukan tahun 1930, diketahui ikan kecil ini bagaikan parasit.

Candiru pun menyerang ikan lain dengan cara masuk ke bagian insang. Kemudian dari bagian dalam, Candiru memakan daging dan darahnya sampai mangsanya mati.

Lantas, mengapa bisa ikan candiru masuk ke dalam alat kelamin manusia?

WR Allen, seorang ahli Iktiologi (cabang ilmu zoologi yang mempelajari kehidupan biologi ikan) menjelaskan, ikan candiru mendeteksi mangsa dari kotorannya. Nah, urin dari ikan dirasa ikan candiru mirip-mirip dengan urin manusia.

"Sehingga ketika orang buang hajat di dalam air, maka ikan candiru akan mendeteksinya dan masuk ke saluran alat kelamin. Itu akan terasa sangat sakit," terangnya.

Satu-satunya catatan medis terhadap ikan Candiru yang memakan penis manusia, terjadi pada tahun 1997. Ketika itu di Manaus, ibukota terpencil negara bagian Brasilia di Amazonas, ahli urologi Dr Anoar Samad mengoperasi seorang pria yang mengaku penisnya kesakitan.

Setelah dioperasi, ditemukan ikan Candiru di dalam penis pria tersebut!

Masih banyak cerita lainnya tentang masyarakat di sekitar Sungai Amazon yang diserang ikan candiru. Hanya sayangnya, kebanyakan dari mereka tinggal di pedalaman dan tidak ada dokter yang menanganinya. ***