Jadi Perhatian, Ini Penyebab Kenapa Profesor yang Memvaksin Jokowi Sempat Gemetar

Kamis, 14 Januari 2021 | 06:20 WIB
Prof Dr Abdul Muthalib yang menyuntik vaksin ke Presiden Joko Widodo Prof Dr Abdul Muthalib yang menyuntik vaksin ke Presiden Joko Widodo

RIAU24.COM - Presiden Joko Widodo pada Rabu, 13 Januari 2021 sudah disuntik vaksin Covid-19 Sinovac. Namun ada satu momen yang menjadi perhatian publik, yakni momen gemetar vaksinator Prof Dr Abdul Muthalib, SpPD-KHOM, Wakil Ketua Tim Dokter Kepresidenan kala itu terlihat gemetar saat menyuntikkan vaksin.

"Ya menyuntik orang pertama di Indonesia tentu ada rasa juga," jawabnya saat ditanya mengapa sempat gemetar saat memvaksin Jokowi, kata dia dilansir dari Detik.com, Rabu, 13 Januari 2022.

Baca Juga: Suasana Panas di Keraton Yogyakarta Berlanjut, Dituding Makan Gaji Buta, Adik Sultan HB X Balas Begini

Namun demikian, Prof Abdul mengaku gemetar yang dialaminya tak berlangsung lama. Dia menambahkan, hal tersebut tak menghambat jalannya proses penyuntikan vaksin Corona Sinovac kepada presiden.

Kata Prof Abdul, dia berhasil menyuntikkan vaksin Corona pada Jokowi tanpa rasa sakit. Pasca disuntik, Jokowi memang tak merasakan nyeri apapun. "Tidak terasa sama sekali," jelas Jokowi.

Baca Juga: Setelah Marak Disorot Karena Ramalan Kontroversialnya, Giliran Mbak You yang Diramal Bakal Meninggal di Tahun 2021

Prof Abdul menjelaskan, tidak ada pendarahan yang terjadi kala menyuntikkan vaksin Corona kepada presiden. Dokter spesialis penyakit dalam yang juga sempat menjadi Guru Besar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini bersyukur proses penyuntikan berjalan lancar.

"Tetapi masalah (gemetar) itu tidak menjadi halangan buat saya untuk menyuntikkannya. pada waktu menyuntikkannya tidak masalah, tidak gemetaran lagi," tuturnya.

PenulisR24/ibl



Loading...
Loading...