Menu

Ilmuwan Ini Berhasil Membuat Suara Mumi Asal Mesir Berusia 3000 Tahun, Begini Caranya...

Devi 8 Feb 2021, 10:35
Foto : Indiatimes
Foto : Indiatimes

RIAU24.COM -  Setiap kali kita melihat tubuh mumi atau tubuh orang yang terkubur ratusan tahun yang lalu, kita sering mencoba membayangkan seperti apa rupa mereka, cara mereka menjalani hidup di era itu dan bahkan seperti apa suaranya.

Nah, sepertinya para ilmuwan telah mencoba memecahkan misteri terakhir ini dengan cara yang agak keren. Dilaporkan pertama kali oleh LiveScience, Ilmuwan telah berhasil mereproduksi suara pendeta Mesir kuno yang dimumikan, dengan membuat ulang versi cetak 3D dari saluran vokal aslinya.

Para peneliti dari Royal Holloway menggunakan bantuan computed tomography atau CT scan untuk mengukur skema sebenarnya dari saluran vokal dari pendeta mumi bernama Nesyamun. Dia telah menjadi bagian dari Museum Kota Leeds di Inggris selama sekitar dua abad sekarang.

Menurut peneliti, Nesyamun bertanggung jawab atas tugas imamatnya yakni menyanyi serta melakukan doa.

Menggunakan skema, mereka mencetak 3D saluran vokal buatan yang akan menghasilkan suara dengan bantuan alat yang disebut Organ Saluran Vokal yang membantu dalam menghasilkan suara buatan seperti manusia. Suaranya sendiri tidak begitu mengesankan - hanya suara senandung kecil, (orang dapat dengan mudah salah mengira itu sebagai telepon yang bergetar di atas meja) dan tidak mengatakan apa-apa secara khusus, tetapi pencetakan 3D pita suara memberi kita perkiraan frekuensi vokalnya.

Para peneliti menyatakan dalam makalah mereka, "Meskipun pendekatan ini memiliki implikasi yang luas untuk pengelolaan warisan / tampilan museum, relevansinya persis dengan keyakinan mendasar orang Mesir kuno bahwa 'menyebut nama orang mati berarti membuat mereka hidup kembali.”

Mereka menambahkan, “Mengingat keinginan Nesyamun agar suaranya didengar di akhirat agar bisa hidup selamanya, pemenuhan keyakinannya melalui sintesis fungsi vokalnya memungkinkan kita untuk melakukan kontak langsung dengan Mesir kuno. Hal ini dilakukan dengan mendengarkan suara dari  saluran vokal yang tidak terdengar selama lebih dari 3000 tahun, diawetkan melalui mumifikasi dan sekarang dipulihkan melalui teknik baru ini. "

Tak perlu dikatakan lagi bahwa pembuatan ulang suara hanya mendekati seperti apa jadinya sebenarnya. Namun, proyek ini memang menawarkan cara unik untuk terlibat dengan masa lalu dengan cara yang cukup menarik.