Menu

Lakukan Hal Ini Agar Tetap Fit Selama Fokus Beribadah Malam Lailatul Qadar

Rizka 3 May 2021, 13:11
google
google

RIAU24.COM -  Malam Lailatul Qadar 2021 bisa jadi merupakan malam yang paling ditunggu-tunggu saat bulan Ramadhan. Terdapat banyak keutamaan malam Lailatul Qadar.

Ada sejumlah amalan malam Lailatul Qadar yang kerap dilakukan di malam hari seperti memperbanyak salat, zikir dan iktikaf di malam hari.

Lailatul Qadar adalah kesempatan yang sangat istimewa dan jarang ditemui sehingga kita berupaya untuk bisa menjalankan ibadah semaksimal mungkin.

Namun agenda ibadah yang membuat kita banyak terjaga di malam hari, sehingga kita kurang tidur.

Kita menjadi mudah merasa mengantuk dan lesu keesokan harinya sehingga bisa mengganggu aktivitas di siang hari.

Seperti diketahui, kurang tidur di malam hari dapat memengaruhi otak. Khusunya dalam hal reaksi tubuh, fokus, cara menyortir informasi dan mengingatnya.

Efeknya pada tubuh sama seperti kita habis mabuk karena alkohol. Kurang tidur malam mengganggu jam tubuh sehingga tidak bisa berfungsi optimal.

Rasa kantuk akan menyerang hebat di pagi hari setelah terjaga karena pengaruh siklus alami jam tubuh. Karena itu tidak disarankan untuk melakukan aktivitas yang berisiko seperti menyetir mobil.

Agar tetap bisa beribadah mendapatkan malam Lailatul Qadar, kita perlu melakukan beberapa penyesuaian. Khususnya agar tetap fokus ibadah tanpa mengganggu kegiatan rutin kita.

1. Tidur siang

Kita dianjurkan untuk tidur siang mempersiapkan tubuh menghadapi malam yang panjang. Tidur selama 10 menit saja sudah bermanfaat untuk tubuh.

Akan tetapi, tidur siang lebih dari 45 menit akan membuat kita sedikit pusing ketika bangun.

Rasa pusing itu nantinya akan hilang dan tubuh serta pikiran lebih fresh.

2. Minum kopi

Kopi atau minuman berkafein lainnya tidak disarankan bagi orang yang berpuasa. Namun jika terbiasa mengonsumsinya, tak ada salahnya menikmatinya dalam dosis sedikit untuk membuat terjaga lebih lama di malam hari.

Diperlukan waktu sekitar 15 hingga 30 menit untuk merasakan efeki kafein dan manfaatnya akan bertahan selama tiga hingga empat jam.

Karena itu, kita bisa mulai minum kopi selepas tarawih dan makan besar sehingga aman bagi lambung.

3. Menyalakan lampu 

Jam tubuh bekerja selaras dengan siklus kegelapan dan cahaya. Apabila menjalankan iktikaf di masjid, tak ada salahnya memilih duduk di bawah sinar lampu yang lebih terang.

Selain itu, coba bekerja di ruangan terbuka atau terang di siang hari untuk mengusir rasa kantuk.

4. Gerakka tubuh

Aktivitas fisik membuat darah mengalir dan meningkatkan kekuatan otak. Hal ini memberikan umpan balik otomatis dari otot yang masuk ke mekanisme pusat otak untuk meningkatkan kewaspadaan.

Kita bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan pagi di sekitar rumah sebelum memulai aktivitas. Mengobrol juga bisa menjadi cara yang efektif untuk mengusir rasa lesu karena kurang tidur.

5. Hindari multitasking

Setelah semalam kurang tidur, memori kerja kita terganggu sehingga tidak dapat bekerja dengan optimal. Imbasnya, kita tidak bisa mengingat banyak hal dalam satu waktu.

Ada baiknya untuk tidak melakukan kerja multitasking agar tubuh tetap bisa berfungsi sesuai kebutuhan.