Organisme Luar Biasa Ini Bisa Bertahan di Luar Angkasa

Rabu, 29 Juni 2022 | 23:46 WIB
ilustrasi ilustrasi

RIAU24.COM - Bakteri yang dimaksud adalah deinococcus radiodurans, atau disingkat D. radiodurans.

Para ilmuwan pertama kali menemukan D. radiodurans sekitar 70 tahun yang lalu. 

Selain mampu bertahan dari tingkat radiasi yang amat mematikan, para ilmuwan mengirim bakteri tersebut ke Stasiun Luar Angkasa Internasional.

Hasilnya? Bakteri super ini bisa bertahan hingga tiga tahun di luar angkasa.

Jadi, tidak hanya mampu memperbaiki diri dari tingkat radiasi gamma yang mematikan, tetapi D. radiodurans juga mampu bertahan di ruang mati. Ini adalah penemuan yang menarik, dan salah satu yang dapat membantu dalam situasi yang sangat khusus: pembuangan limbah nuklir.

Karena limbah nuklir sangat mudah menguap dan berbahaya bagi manusia, bakteri seperti D. radiodurans mungkin terbukti menjadi alat sempurna untuk membuang limbah itu sendiri. 

Para ilmuwan mungkin dapat memodifikasi bakteri super secara genetik sehingga dapat mencerna limbah nuklir. 

PenulisR24/ame


Loading...
Loading...